Bandung Barat (IPPAQI) — Ketua DPC IPPAQI Kabupaten Bandung Barat menegaskan bahwa penguatan kompetensi digital guru Pendidikan Al-Qur’an merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan zaman dan meningkatkan kualitas lembaga PAUD Al-Qur’an di era transformasi digital, dalam Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Al-Qur’an dalam Transformasi Digital yang digelar di Ballroom Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026).
Ketua DPC IPPAQI Bandung Barat Dede Lili Sudarsono, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama untuk membekali para guru agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya dalam pemanfaatan media digital, tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlak, keikhlasan, dan ruh pengabdian dalam pendidikan Al-Qur’an.
“Workshop ini kami selenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas guru PAUD Al-Qur’an agar tidak hanya unggul secara pedagogik dan spiritual, tetapi juga siap menghadapi dunia digital, terlebih dalam menghadapi proses akreditasi lembaga,” ungkapnya.
Workshop tersebut menghadirkan Roni Kustanto, praktisi kehumasan sekaligus konten kreator, yang mengulas peran penting media sosial sebagai sarana publikasi, edukasi, dan branding lembaga PAUD Al-Qur’an di era digital. Materi disampaikan dengan gaya komunikatif, diselingi jokes segar dan ice breaking yang membuat suasana pelatihan berlangsung santai namun tetap substantif.
Selain itu, turut hadir memberikan materi dan arahan dari jajaran DPP IPPAQI, yakni Ketua Umum DPP IPPAQI Ustaz Mujibun yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal DPP IPPAQI Indah Wahyuningsih, serta Bidang IT DPP IPPAQI Ika Praditina. Dalam arahannya, DPP IPPAQI mendorong lembaga dan guru PAUD Al-Qur’an untuk aktif memanfaatkan teknologi informasi sebagai bagian dari penguatan mutu, tata kelola, dan eksistensi lembaga di ruang digital.
Pelatihan dikemas secara menarik dengan kombinasi teori dan praktik, mulai dari praktik menulis berita sesuai kaidah jurnalistik hingga praktik pembuatan video singkat yang efektif untuk mempromosikan dan mem-branding lembaga pendidikan Al-Qur’an.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Para guru tampak bersemangat mengikuti setiap sesi, aktif berdiskusi, serta terlibat langsung dalam praktik yang disajikan secara interaktif.
Melalui workshop ini, IPPAQI Kabupaten Bandung Barat berharap para guru PAUD Al-Qur’an semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu mengangkat citra dan peran strategis pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.