IPPAQI merupakan organisasi mitra pemerintah yang mewadahi lembaga pendidikan formal yaitu PAUD Al-Qur’an. PAUD Al-Qur’an ini berada dibawah binaan Kementerian Agama bagian PD Pontren (Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren). Sejak dikeluarkannya Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No 91 tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Pendidikan Al-Qur’an, lembaga TKQ (Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an) kemudian bertransformasi menjadi PAUD Al-Qur’an. Bila sebelumnya berstatus lembaga Non Formal, kini menjadi lembaga formal. Artinya segala hak dan kewajiban yang ada diberikan dan didapatkan sama seperti lembaga formal lainnya.
Sejalan dengan terbitnya Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam tersebut, beberapa perwakilan para pendidik Al-Qur’an berkumpul di Wonosobo pada forum silaturahmi untuk merumuskan wadah khusus bagi PAUD Al-Qur’an. Hingga akhirnya pada tanggal 13 Juli 2022 lahirlah IPPAQI yang saat itu dibawah kepemimpinan bapak Syarif Yuhri, S.E, S.Pd, M.M. (Saat ini posisi ketua umum diamanahi kepada DR. Mujibun, M.Pd). Dalam kepemimpinannya bersama seluruh jajaran DPP, terbentuklah beberapa perwakilan di beberapa wilayah Indonesia. Pelantikan demi pelantikan kepengurusan IPPAQI tingkat kota dan kabupaten terus berlangsung hingga tulisan ini diturunkan dan sampai saat ini dengan jumlah kepengurusan tingkat Wilayah atau DPW sejumlah 8 DPW dan 56 DPC yang resmi telah terbentuk. Jumlah PAUD Al Qur’an yang telah resmi tergabung dengan IPPAQI sejumlah kurang lebih 2000 PAUDQU se Indonesia. Demi menjaga keutuhan dan sinergitas secara profesional, IPPAQI pun mendaftarkan organisasinya ke Kemenhumkam dengan Nomor SK AHU-0009628.AH.01.07. TAHUN 2022 dan Akta perubahan : AHU-0001670.AH.01.08. TAHUN 2024. Rasa aman dan legalitas dalam berorganisasi mulai dari tingkat DPP hingga DPAC/kota-kabupaten menjadi pondasi awal bergerak bersama lembaga PAUD Al-Qur’an.
Dengan berkumpulnya lembaga PAUD Al-Qur’an dari seluruh Indonesia, semoga menjadi angin segar bagi masyarakat dalam membumikan Al-Qur’an dan melangitkan manusia. Mendekatkan Al-Qur’an sejak dini pada anak-anak agar kita bisa menjadi insan yang paripurna. (IK)